Teks Tajhiz Jenazah Kamil ● «Easy»

Angkat jenazah yang telah kering setelah dimandikan, lalu letakkan di atas kain kafan dengan posisi tangan bersedekap di dada (tangan kanan di atas tangan kiri).

Allāhumma ghfir liḥayyinā wa mayyitinā, wa shāhidinā wa ghā’ibinā, wa shaghīrinā wa kabīrinā, wa dzakarinā wa untsānā. Allāhumma man aḥyaytahu minnā fa aḥyihi ‘alal-Islām, wa man tawaffaytahu minnā fatawaffahu ‘alal-īmān.

Ta’awudz dan Basmallah

Posisikan jenazah membujur ke arah kiblat jika memungkinkan.

Tutup lubang lahat dengan papan kayu atau bambu, kemudian uruk kembali dengan tanah hingga menyembul sekitar satu jengkal dari permukaan tanah, lalu berikan tanda (batu nisan). teks tajhiz jenazah kamil

Setelah bersih dan kering, jenazah dibungkus dengan kain kafan yang diutamakan berwarna putih.

Hamparkan lembaran kain kafan satu per satu, dan taburi setiap lapisannya dengan wewangian (seperti bubuk cendana atau kapur barus). Angkat jenazah yang telah kering setelah dimandikan, lalu

Membaca shalawat nabi (minimal: Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad ). Takbir Ketiga: Membaca doa khusus untuk ampunan jenazah.

Setelah selesai proses penguburan, disunnahkan untuk membaca doa ketetapan hati (Tathbit) dan membacakan teks talkin bagi mengingatkan yang hidup serta mendoakan keteguhan iman si mati ketika disoal oleh malaikat Munkar dan Nakir. Kesimpulan Ta’awudz dan Basmallah Posisikan jenazah membujur ke arah