Silakan periksa email Anda!
Berbeda dengan tata bahasa tradisional yang umumnya hanya membagi kata menjadi 8 atau 9 jenis, Harimurti Kridalaksana mengklasifikasikan kata dalam bahasa Indonesia ke dalam . Berikut adalah rincian lengkapnya: 1. Verba (Kata Kerja)
One of the book’s most innovative contributions is the recognition of . Kridalaksana showed that many Indonesian words do not fit neatly into one class. He introduced the concept of gradience :
Preposisi adalah kata yang dirangkaikan sebelum nomina atau pronomina untuk membentuk frasa keterangan. di, ke, dari, pada, dengan, untuk . 11. Konjungsi (Kata Sambung)
Function words are a catch-all. Some (e.g., yang – relative marker) are analyzed as particles rather than conjunctions or pronouns.
Kata yang digunakan untuk menghitung jumlah atau urutan. Contoh: satu, dua, pertama, beberapa, seluruh .
Menyusun berdasarkan 13 kelas kata di atas.
Artikula adalah kata tugas yang membatasi nomina tetapi tidak memiliki arti atau makna leksikal sendiri. : Si (Si Kancil), Sang (Sang Raja), Sri, Para . 10. Preposisi (Kata Depan)
: Kata yang mengungkapkan perasaan atau emosi. Akses Dokumen & Informasi Buku
A: The original book is a theoretical treatise, not a workbook. It contains examples but no student exercises. Use it as a reference, not a textbook.
Kridalaksana's model is famous for breaking words into 13 specific categories:
Kata tugas yang membatasi nomina dan tidak memiliki arti jika berdiri sendiri. : si, sang, para, sri . 10. Preposisi (Kata Depan)